4. Mursyid akan mengajarkan bahwa tujuan salik itu wushul ilallah bukan mencari kesaktian, bukan mengejar mimpi-mimpu ghaib, bukan pula berambisi mengejar martabat kewalian. Selama masih ada lintasan-lintasan tersebut selama itu pula tidak bisa merasakan aroma ma’rifah.
5. Mursyid akan mengajarkan disiplin dalam melaksanakan ibadah yang fardhu dan sunnah sehingga praktek syariah, hakikat, tarekat dan marifah menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan.
6. Mursyid akan mengajarkan supaya para salik menunjukkan akhlak karimah dan menjadi pribadi yang bermanfaat di tengah masyarakat.
Baca juga:
Usai Libur Idul Fitri, Yasonna Minta Jajaran Kemenkumham Kembali Fokus Kerja Melayani Publik

