<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Indonesia &#8211; Megapolitan Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://megapolitan.cilacap.info/tag/indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://megapolitan.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Apr 2022 16:55:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/megapolitan/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Indonesia &#8211; Megapolitan Cilacap.info</title>
<link>https://megapolitan.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Megapolitan</description>
</image>
	<item>
		<title>Indonesia &#8211; China Bahas Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-46266/indonesia-china-bahas-kerja-sama-penanganan-kejahatan-transnasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 16:51:28 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham]]></category>
		<category><![CDATA[Yasonna Laoly]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-46266/indonesia-china-bahas-kerja-sama-penanganan-kejahatan-transnasional</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly mengharapkan adanya kerja sama di bidang penanganan kejahatan transnasional dengan China. Hal ini karena China dianggap memiliki peran penting dalam membantu negara ASEAN dalam menangani isu tersebut. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly mengharapkan adanya kerja sama di bidang penanganan kejahatan transnasional dengan China. Hal ini karena China dianggap memiliki peran penting dalam membantu negara ASEAN dalam menangani isu tersebut. </p>
<p>&#8220;China sebagai negara mitra dialog ASEAN tentunya memiliki peran penting dalam membantu ASEAN lebih efektif dalam menangani isu kejahatan transnasional,&#8221; ujar Yasonna saat menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar China untuk Indonesia, Lu Kang, Rabu (27/4/2022).</p>
<p>&#8220;Untuk itu, Indonesia dan China perlu meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam ruang lingkup penegakan hukum,&#8221; lanjut Yasonna.</p>
<p>Duta Besar China menyampaikan persetujuan terkait hal tersebut. Dia mengatakan bahwa perlunya upaya kerja sama antara kedua negara dalam penanganan kejahatan transnasional. </p>
<p>&#8220;Tentunya perlu adanya kerja sama antara Indonesia dengan China dalam menangani isu kejahatan transnasional ini,&#8221; Kata Duta Besar China. </p>
<p>Menkumham dan Duta Besar China juga membahas kerja sama bantuan hukum timbal balik antara Indonesia dan China yang telah disahkan melalui Undang &#8211; Undang No. 8 Tahun 2006. </p>
<p>&#8220;Kita memiliki perjanjian Mutual Legal Assistance yang sudah disahkan melalui Undang &#8211; Undang No.8 Tahun 2006, namun terkait ekstradisi Indonesia dan China belum memiliki perjanjian,&#8221; ungkap Yasonna di Kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan. </p>
<p>Selain itu, Menkumham dan Duta Besar China juga membahas terkait kerja sama di bidang imigrasi dan kerja sama bidang kekayaan intelektual yang telah dijalin antara Kemenkumham dengan China National Intellectual Property (CNIPA) yang ditandatangani pada 2019. </p>
<p>Kerja Sama Indonesia dan China juga semakin menguat pada saat pandemi Covid-19. Diketahui tanggal 26 Juni 2020 telah dilaksanakan serah terima objek hibah
berupa tiga set kamera pendeteksi suhu tubuh dari Kedutaan Besar China kepada Direktorat Jenderal Imigrasi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/04/27/indonesia-china-bahas-kerja-sama-penanganan-kejahatan-transnasional-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[indonesia china bahas kerja sama penanganan kejahatan transnasional]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/04/27/indonesia-china-bahas-kerja-sama-penanganan-kejahatan-transnasional-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[indonesia china bahas kerja sama penanganan kejahatan transnasional]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bikin Malu, Lagu Indonesia Raya Dilecehkan, 2 Pelaku Kini Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-35069/bikin-malu-lagu-indonesia-raya-dilecehkan-2-pelaku-kini-ditangkap-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2021 14:18:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Parodi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-35069/bikin-malu-lagu-indonesia-raya-dilecehkan-2-pelaku-kini-ditangkap-polisi</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Lagu Nasional atau Kebangsaan Indonesia, yakni Indonesia Raya dibuat bahan lelucon alias diparodikan oleh youtuber. Namun youtuber tersebut mengaku jika berasal dari Malaysia, ternyata usai diselidiki oleh kepolisian Malaysia, ternyata pelakunya adalah WNI (Warga Negara Indonesia).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, <a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Lagu Nasional atau Kebangsaan Indonesia, yakni Indonesia Raya dibuat bahan lelucon alias diparodikan oleh youtuber. Namun youtuber tersebut mengaku jika berasal dari Malaysia, ternyata usai diselidiki oleh kepolisian Malaysia, ternyata pelakunya adalah WNI (Warga Negara Indonesia).</p>
<p>Tak hanya itu Kepolisian Republik Indonesia juga berhasil mengamankan pelaku pelecehan simbol negara yang berupa lagu kebangsaan. Tepatnya tersangka ditangkap di rumah pelaku di Cianjur, Jawa Barat (Jabar).</p>
<p>Ternyata pelaku yang ditangkap di Cianjur ini masih kelas 3 SMP dengan inisial MDF. Sedangkan satu pelaku yang ditangkap di Malaysia yakni NJ berusia 40 Tahun.</p>
<p>Menurut Kabareskrim Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tersangka ditangkap pada hari Kamis, 31 Desember 2020 sekira pukul 20.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Pelaku ditangkap di rumahnya di Karangtengah, Kabupaten Cianjur.&#8221; Kata Sigit Prabowo, Jumat (1/1/2021).</p>
<p>Dalam penangkapan itu, yakni dilakukan oleh tim Siber Mabes juga Polda Metro Jaya dan Polda Jabar.</p>
<p>Adapun pelaku dikenakan pasal berlapis yakni pasal terkait UU ITE dan juga pasal terkait tentang Lagu Kebangsaan.</p>
<p>&#8220;Pelaku disangkakan dengan Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016. Yakni tentang Perubahan atas UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dan Pasal 64A juncto Pasal 70 UU No 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.&#8221; Terang Sigit Prabowo.</p>
<p>Sebelumnya, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kemunculan parodi lagu nasional &#8220;Indonesia Raya&#8221;. Bahkan dikarenakan dalam video ada simbol negeri jiran sehingga si pengunggah diduga berasal dari Malaysia.</p>
<p>Melihat hal itu, tidak sedikit masyarakat yang mengecam dan merasa geram kepada pengunggah konten video itu.</p>
<p>Pihak Kedutaan Besar (kedubes) Malaysia di Jakarta menanggapi viralnya video penghinaan dan pelecehan itu, pihaknya pun turut mengunggah siaran pers terkait hal itu.</p>
<p>Kedubes Malaysia secara terang mengutuk keras tindakan tersebut dan akan mengusut hingga tuntas. Pihaknya juga tidak ingin keharmonisan dan kerja sama yang baik antara Indonesia dan Malaysia terganggu karena hal itu dan memanas.</p>
<p>Alhasil, Kepolisian Diraja Malaysia akhirnya berhasil menangkap seorang buruh Warga Negara Indonesia berinisial NJ (40) di Sabah, Senin 28 Desember 2020.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Parodi Lagu Indonesia Raya, Malaysia Kecam Pelaku Pelecehan</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-34400/parodi-lagu-indonesia-raya-malaysia-kecam-pelaku-pelecehan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2020 21:02:11 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kedubes Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-34400/parodi-lagu-indonesia-raya-malaysia-kecam-pelaku-pelecehan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Lagu Kebangsaan Indonesia dijadikan parodi oleh oknum yang mengaku berasal dari Malaysia, Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia turut mengecam dan mengutuk bentuk pelecehan tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, <a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Lagu Kebangsaan Indonesia dijadikan parodi oleh oknum yang mengaku berasal dari Malaysia, Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia turut mengecam dan mengutuk bentuk pelecehan tersebut.</p>
<p>Dikutip dari laman resmi Kedubes Malaysia di Facebook, pihaknya mengumumkan melaui siaran pers (Press STATEMENT) dengan bahasa inggris:</p>
<blockquote><p>The Embassy of Malaysia in Jakarta has taken note of a video that has insulted Indonesia, which has been claimed to have been uploaded from Malaysia.</p>
<p>The Embassy would like to emphasise that Malaysian authorities are investigating matter.</p>
<p>If it is found that video was uploaded by a Malaysian citizen, strict action will be taken based on existing laws.</p>
<p>The Government of Malaysia strongly condemns any negative provocations that are intended to affect close bilateral relations between Malaysia and Indonesia.</p>
<p>Jakarta December 27, 2020 </p></blockquote>
<p>Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta mencatat video yang menghina Indonesia yang diklaim diunggah dari Malaysia.</p>
<p>Kedutaan ingin menekankan bahwa pihak berwenang Malaysia sedang menyelidiki masalah tersebut.</p>
<p>Jika ternyata video itu diunggah oleh warga negara Malaysia, tindakan tegas akan diambil berdasarkan hukum yang ada.</p>
<p>Pemerintah Malaysia mengecam keras setiap provokasi negatif yang dimaksudkan untuk mempengaruhi kedekatan hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia.</p>
<p>Jakarta 27 Desember 2020</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/siaran-pers-kedubes-malaysia-terkait-video-parodi-lagu-indonesia-raya-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[siaran pers kedubes malaysia terkait video parodi lagu indonesia raya]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/siaran-pers-kedubes-malaysia-terkait-video-parodi-lagu-indonesia-raya-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[siaran pers kedubes malaysia terkait video parodi lagu indonesia raya]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
