<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Cilacap &#8211; Megapolitan Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://megapolitan.cilacap.info/tag/cilacap/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://megapolitan.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Oct 2021 14:05:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/megapolitan/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Cilacap &#8211; Megapolitan Cilacap.info</title>
<link>https://megapolitan.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Megapolitan</description>
</image>
	<item>
		<title>Ribuan CPMI Korea Long March dari BP2MI ke Depan Gedung Kemnaker Tuntut Dibukanya Kembali</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-41115/ribuan-cpmi-korea-long-march-dari-bp2mi-ke-depan-gedung-kemnaker-tuntut-dibukanya-kembali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2021 14:05:44 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh Migran]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[CPMI]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemnaker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-41115/ribuan-cpmi-korea-long-march-dari-bp2mi-ke-depan-gedung-kemnaker-tuntut-dibukanya-kembali</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Ribuan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari berbagai wilayah/daerah memadati area depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) setelah melakukan Long March dari Gedung Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pada Senin (18/10/2021).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Ribuan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari berbagai wilayah/daerah memadati area depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) setelah melakukan Long March dari Gedung Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pada Senin (18/10/2021).</p>
<p>Tak hanya itu, para peserta aksi yang kompak mengenakan pakain serba putih ini juga tampak membentangkan poster bernada permintaan kepada BP2MI dan Kemenaker agar program Government to Government (G to G) Korea Selatan dibuka kembali.</p>
<p>Dari sekian ribu CPMI yang melakukan aksi di Jakarta, di antaranya juga ada ratusan CPMI yang berasal dari Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).</p>
<p>Peserta Aksi dari Cilacap yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, bahwa Aksi ini dilakukan mengingat tidak adanya pemberangkatan CPMI dalam 2 tahun ini.</p>
<p>&#8220;Padahal kami telah mengikuti ujian dan lulus tes, sehingga nasib kami ini seperti tergantung, oleh sebab itu kami ingin kejelasan atau kepastian dari pemerintah dalam hal ini BP2MI dan Kemenaker meski kami harus turun ke jalan seperti pada hari ini.&#8221; Kata salah satu peserta Aksi dari Cilacap.</p>
<p>Mereka juga tak menampik jika 2 tahun terakhir ini, Indonesia sedang berjuang mengatasi Coronovirus yang merupakan wabah virus pandemi yang menglobal, sehingga negara tujuan juga sedang berjuang mengatasi persoalaan ini.</p>
<p>&#8220;Kami tak menampik bahwa 2 tahun ini memang seluruh negara termasuk Indonesia terjangkit wabah pandemi Covid19, sehingga keadaan ini berimbas pada pemberangkatan CPMI. Namun keadaan terkini, justru negara Thailand dan Lainnya melakukan pemberangkatan kepada calon pekerjaan migrannya. Padahal di Negara Thailand kasus Covid-19 lebih tinggi dari Indonesia. Oleh sebab itu kami berharap kepada pemerintah Indonesia untuk kembali membuka program G to G dan melakukan pemberangkatan CPMI.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Sementara itu dari keterangan Ketua Koordinator aksi Azis Yuriyanto, bahwa CPMI dalam aksi ini mengajukan beberapa tuntunan terkait Penempatan CPMI program G to G yang selama 2 tahun ini dihentikan penempatan dan pemberangkatannya ke negara Tujuan.</p>
<p>&#8220;Sejak tanggal 18 Maret 2020 penempatan CPMI program G To G Korea Selatan terhenti, karena pada saat itu dalam situasi pandemi Covid-19. Keadaan ini pun berimbas pada CPMI yang telah lulus ujian, telah medical check up dan sebagianya. Akan tetapi tahun ini kasus Covid di Indonesia berangsur membaik dengan grafik yang menunjukan bahwa kasus Covid-19 menurun, tapi tidak ada pemberangkatan CPMI ke Korea Selatan.&#8221; Terangnya.</p>
<p>Azis menuturkan, sejumlah negara tetangga yakni Thailand dan Vietnam dengan kasus Covid-19 yang lebih tinggi dari Indonesia justru sudah bisa memberangkatkan para buruh migrannya.</p>
<p>&#8220;Ini menunjukkan bahwa pemerintah Thailand dan Vietnam berhasil melobi pemerintah Korea Selatan.&#8221; Ujar Azis.</p>
<p>Azis berharap kepada pemerintah supaya lebih serius dalam mengupayakan kembali penempatan CPMI program G to G dan tidak ada alasan lagi macetnya program inj karena Covid-19, mengingat negara lain yang kasus Covidnya lebih tinggi justru bisa memberangkatkan tenaga kerja migrannya.</p>
<p>&#8220;Sekarang Covid-19 sudah tidak bisa dijadikan alasan mengingat negara lain yang kasusnya lebih tinggi justru bisa menempatkan kembali para buruh migrannya. Oleh sebab itu kami meminta kejelasan dan berharap kepada pemerintah agar nasib para CPMI lebih diperhatikan lagi, karena para CPMI, mereka selain menanggung biaya hidup sendiri, keluarga para CPMI yang turut andil dalam mensupport juga ikut terkena imbasnya.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/di-depan-Gedung-Kemnaker-Ribuan-CPMI-demo-dan-bentangkan-poster-menuntut-penempatan-Korea-kembali-dibuka.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[di depan Gedung Kemnaker Ribuan CPMI demo dan bentangkan poster menuntut penempatan Korea kembali dibuka]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/di-depan-Gedung-Kemnaker-Ribuan-CPMI-demo-dan-bentangkan-poster-menuntut-penempatan-Korea-kembali-dibuka-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[di depan Gedung Kemnaker Ribuan CPMI demo dan bentangkan poster menuntut penempatan Korea kembali dibuka]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Innalillahi, BMI Cantik Asal Cilacap Meninggal Dunia Terjatuh di Hong Kong</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-35967/innalillahi-bmi-cantik-asal-cilacap-meninggal-dunia-terjatuh-di-hong-kong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2021 06:57:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Buruh Migran]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Hong Kong]]></category>
		<category><![CDATA[Jeruklegi]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-35967/innalillahi-bmi-cantik-asal-cilacap-meninggal-dunia-terjatuh-di-hong-kong</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Innalilahi wainnailaihi rajiun, BMI (Buruh Migran Indonesia) cantik asal Jeruklegi, Cilacap meninggal dunia terjatuh dari ketinggian.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, <a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Innalilahi wainnailaihi rajiun, BMI (Buruh Migran Indonesia) cantik asal Jeruklegi, Cilacap meninggal dunia terjatuh dari ketinggian.</p>
<p>Kabar tersebut diketahui dari Group-Group Komunitas Buruh Migran Indonesia (BMI).</p>
<p>Dalam narasinya tidak disebutkan BMI tersebut berasal, namun dalam unggahan foto terlihat bahwa TKW nahas tersebut berasal dari Cilacap.</p>
<p>&#8220;Seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga jatuh dan meninggal dunia di North Point, Hong Kong.&#8221; Tulis akun dengan nama Re di Group Cari Majikan Hong Kong.</p>
<p>Diterangkan juga terkait kronologi kejadian, yakni kejadiannya pada pukul 09.56 pagi ini, Kamis (14 januari 2021) polisi menerima laporan bahwa seorang perempuan asing tergeletak di tanah di luar Blok A, Kingsford Garden No. 204, Tin Hau Temple Road, North Point diduga jatuh dari ketinggian.</p>
<p>Petugas ambulans bergegas ke tempat kejadian, tetapi setelah diperiksa dipastikan bahwa korban telah meninggal dunia.</p>
<p>Polisi segera menutup tempat kejadian, mengeluarkan tenda untuk menutupi jasad korban, dan kemudian menaiki unit di dalam gedung untuk menyelidiki.</p>
<p>Setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi, dipastikan bahwa korban adalah Buruh Migran asal Indonesia berusia 37 tahun. Diyakini bahwa dia secara tidak sengaja jatuh dari balkon unit saat menyeka atau mengelap kaca jendela apartemen majikannya.</p>
<p>Penyebab kematiannya baru bisa ditentukan setelah menerima hasil otopsi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/BMI-asal-Jeruklegi-Cilacap-terjatuh-dari-ketinggian-di-Hong-Kong.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[BMI asal Jeruklegi Cilacap terjatuh dari ketinggian di Hong Kong]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/BMI-asal-Jeruklegi-Cilacap-terjatuh-dari-ketinggian-di-Hong-Kong-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[BMI asal Jeruklegi Cilacap terjatuh dari ketinggian di Hong Kong]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Innalillahi, Pemotor asal Kesugihan Cilacap yang Tenggelam di Bekasi Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-33828/innalillahi-pemotor-asal-kesugihan-cilacap-yang-tenggelam-di-bekasi-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2020 13:51:36 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-33828/innalillahi-pemotor-asal-kesugihan-cilacap-yang-tenggelam-di-bekasi-ditemukan-meninggal</guid>

					<description><![CDATA[BEKASI,  aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Innalillahi, pengendara sepeda motor yang dikabarkan jatuh ke sungai di wilayah Bekasi, Minggu (13/12/2020) sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BEKASI, <a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Innalillahi, pengendara sepeda motor yang dikabarkan jatuh ke sungai di wilayah Bekasi, Minggu (13/12/2020) sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>Korban yakni seorang pemuda asal Kesugihan, Kabupaten Cilacap, tepatnya dari Menganti bernama Krismun (22).</p>
<p>Kronologi korban jatuh ke sungai yaitu pada Minggu dini hari, tepatnya di Jl Ra Kartini Rt 05 RW 26, Kel Margahayu, Kec Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.</p>
<p>Dalam kejadian tersebut, pemotor yang berjumlah 2 orang tercebur, namun 1 orang berhasil menyelamatkan diri.</p>
<p>Adapun korban selamat yakni Wahid Triswanto (23) yang merupakan warga Kuripan Kidul, Kesugihan, Cilacap.</p>
<p>Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari menjelaskan, bahwa Korban bernama Krismun berhasil ditemukan.</p>
<p>&#8220;Korban yang tenggelam Minggu dini hari berhasil ditemukan, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.&#8221; Terang Erna.</p>
<p>Lebuh lanjut, Dia juga menerangkan bahwa kejadian tersebut bermula dari salah jalur dan masuk tol, namun saat akan putar arah dengan maksud akan ke luar tol, pengendara sepeda motor tersebut terperosok ke sungai.</p>
<p>&#8220;Kronologis bermula saat pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU tersebut masuk ke dalam Tol di Bekasi Barat. Mereka melakukan perjalan dari arah jati makmur dengan berkendara dan ingin ke Rawa Juang untuk mengunjungi temannya. Namun saat di tengah perjalanan, Mereka tersadar bahwa telah masuk ke dalam tol. Akhirnya korban berputar arah mengarah ke bekasi barat untuk ke luar tol, namun motor dan korban beserta teman yang diboncengnya terperosok masuk ke dalam Sungai Bekasi, sedang korban diketahui tidak bisa berenang.&#8221; Pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/pemotor-asal-kesugihan-cilacap-jatuh-ke-sungai-di-bekasi-timur.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="960"
				height="712">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[pemotor asal kesugihan cilacap jatuh ke sungai di bekasi timur]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/pemotor-asal-kesugihan-cilacap-jatuh-ke-sungai-di-bekasi-timur-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[pemotor asal kesugihan cilacap jatuh ke sungai di bekasi timur]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ketua RW Tak Menyangka, Pria berusia 17 Tahun Mutilasi Korban asal Cilacap</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-33712/ketua-rw-tak-menyangka-pria-berusia-17-tahun-mutilasi-korban-asal-cilacap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2020 19:29:24 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-33712/ketua-rw-tak-menyangka-pria-berusia-17-tahun-mutilasi-korban-asal-cilacap</guid>

					<description><![CDATA[BEKASI,  aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Ketua RW 11, Pondok Gede, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Selatan tidak menyangka bahwa pelaku pembunuhan masih berusia 17 tahun.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BEKASI, <a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Ketua RW 11, Pondok Gede, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Selatan tidak menyangka bahwa pelaku pembunuhan masih berusia 17 tahun.</p>
<p>&#8220;Saya tak menyangka, bahwa Tersangka berinisial A ini melakukan pembunuhan dan memutilasi korbannya, dilihat orangnya sih kecil dan masih berusia 17 tahun, saya sampai tidak habis pikir.&#8221; Kata Nurhadi kepada sejumlah awak media.</p>
<p>Dari keterangan Ketua RW, korban hidup sendiri tanpa otang tua dan merupakan yatim piatu sejak usianya 10 tahun.</p>
<p>Pelaku merupakan pengamen yang dalam melakukan hal itu dengan berkostum ala Manusia Silver.</p>
<p>Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko mengatakan, bahwa tersangka berhasil ditangkap di tempat Play Station (PS) dengan mudah.</p>
<p>&#8220;Tersangka ini merupakan kerabat dekat korban dan saat akan ditangkap, pelaku sedang bermain game di tempat Play Station.&#8221; Kata Kapolres, Rabu (9/12/2020).</p>
<p>Kapolres menjelaskan, setelah Tersangkanya itu berhasil ditangkap, tersangka mengakui perbuatanya. &#8220;Pelaku sudah mengakui perbuatannya usai ditangkap, dan motif pembunuhan ini disinyalir lantaran kesal terhadap korban.&#8221; Jelas Kapolres.</p>
<p>Sebelumnya Senin (7/12/2020) di Bekasi Selatan ditemukan potongan tubuh manusia dibeberapa tempat yang membuat geger warga masyarakat sekitar.</p>
<p>Adapun yang ditemukan adalah potongan tangan, badan tanpa kepala, dan selanjutnya kedua kaki korban serta Kepala korban.</p>
<p>Potongan tubuh itu dibuang terpisah, ada yang dibuang di Sungai dan Tempat sampah, bahkan Kelamin Korban pun dipotong oleh pelaku.</p>
<p>Keluarga korban di Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap pun dibuat kaget ketika diberikan kabar oleh pemerintah desa dan Polsek Majenang.</p>
<p>ibu korban yang mendengar kabar tersebut tak kuasa menutupi kesedihannya, ia bahkan beberapa kali ambruk dan pinsan seraya menangis dengan histeris.</p>
<p>Paman Korban, Tris pada Selasa (8/12/2020) mengatakan agar polisi mengusut tuntas dan menghukum pelakunya dengan hukuman yang setimpal.</p>
<p>Berdasarkan riwayat pendidikan korban, dia pernah sekolah di SMA N 1 Majenang dan sudah 6 tahun berada di kota dan korban merupakan karyawan sebuah Minimarket.</p>
<p>Tetangganya yang mendengar hal ini mengatakan bahwa korban memiliki kepribadian yang cenderung pendiam dan manakala menonton video tentang penemuan potongan tubuh korban, tetangga pun dibuat syok dan mengutuk keras tindakan yang cukup keji itu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tersangka-pemutilasi-berusia-17-tahun-berhasil-diamankan-polisi.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tersangka pemutilasi berusia 17 tahun berhasil diamankan polisi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tersangka-pemutilasi-berusia-17-tahun-berhasil-diamankan-polisi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tersangka pemutilasi berusia 17 tahun berhasil diamankan polisi]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pemuda asal Majenang Cilacap di Mutilasi di Bekasi</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-33703/pemuda-asal-majenang-cilacap-di-mutilasi-di-bekasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2020 09:43:19 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-33703/pemuda-asal-majenang-cilacap-di-mutilasi-di-bekasi</guid>

					<description><![CDATA[BEKASI,  aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Innalillahi, seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Dony Saputra asal Majenang, Cilacap tewas di mutilasi di Bekasi, Jawa Barat (jabar).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BEKASI, <a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Innalillahi, seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Dony Saputra asal Majenang, Cilacap tewas di mutilasi di Bekasi, Jawa Barat (jabar).</p>
<p>Potongan tubuh korban itu ditemukan terpisah dibeberapa lokasi di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, tak berselang lama setelah ditemukannya tangan korban.</p>
<p>Awalnya tangan korban ditemukan, kemudian badan yang dalam kondisi tanpa kepala, tangan kiri dan kedua kaki korban.</p>
<p>Penemuan potongan tubuh korban mutilasi yang membuat heboh masyarakat di Bekasi Selatan pada Senin (7/12/2020) akhirnya identitas korban diketahui.</p>
<p>Polisi menyatakan bahwa korban adalah seorang yang berasal dari Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) dan telah menelepon keluarga korban.</p>
<p>Adanya kabar terkait jasad korban pembunuhan yang merupakan warga Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Cilacap itu kemudian data dari nama tersebut di periksa di balai desa.</p>
<p>Dan ternyata benar di Desa tersebut tercatat ada warga bernama Dony Saputra (24).</p>
<p>Sedangkan dari pihak keluarga korban yang terutama Ibu korban menangis dan syok mendengar anak pertamanya meninggal.</p>
<p>Hingga berita ini dimuat belum diketahui motif dari pelaku tega melakukan pembunuhan dan mutilasi pada korban.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/lokasi-ditemukannya-potongan-tubuh-atau-mutilasi-di-garis-polisi.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[lokasi ditemukannya potongan tubuh atau mutilasi di garis polisi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/lokasi-ditemukannya-potongan-tubuh-atau-mutilasi-di-garis-polisi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[lokasi ditemukannya potongan tubuh atau mutilasi di garis polisi (Foto: Beritasatu.com)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Meski Langganan Rob, Petani di Desa Sidaurip Gandrungmangu Kini Bisa Panen Raya</title>
		<link>https://megapolitan.cilacap.info/ci-32472/meski-langganan-rob-petani-di-desa-sidaurip-gandrungmangu-kini-bisa-panen-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2020 04:58:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Gandrungmangu]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://megapolitan.cilacap.info/ci-32472/meski-langganan-rob-petani-di-desa-sidaurip-gandrungmangu-kini-bisa-panen-raya</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Wujud rasa syukur tercermin dari wajah bahagia, gelora semangat, dan antusias Kelompok Tani Sidadadi, Desa Sidaurip saat melakukan panen raya, Sabtu (26/9/2020).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://megapolitan.cilacap.info" aria-label="Megapolitan Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Wujud rasa syukur tercermin dari wajah bahagia, gelora semangat, dan antusias Kelompok Tani Sidadadi, Desa Sidaurip saat melakukan panen raya, Sabtu (26/9/2020).</p>
<p>Panen kali ini diikuti juga oleh Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBPPMBTPH), Warjito mewakili Kementerian Pertanian.</p>
<p>Panen Padi seluas 175 hektar dilakukan di lokasi program Kementan Gerakan Percepatan Olah Tanah (GPOT) di Pesisir Pantai Selatan Cilacap merupakan pembuktian bahwa petani sebagai Ujung Tombak Ketahanan Pangan Masyarakat.</p>
<p>Dari total 500 hektar lahan GPOT, panen masih berlangsung dan hingga saat ini dengan luas panen 300 hektar. Warjito menyebut panen kali ini merupakan peran para insan pertanian terutama para petani sebagai pahlawan pangan yang didukung oleh stakeholder terkait.</p>
<p>Kegiatan ini hasil dari tanam yang dilakukan secara serempak bersamaan dengan pencanangan GPOT oleh Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Bapak Bupati Cilacap bulan Juni lalu.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kita petik hasilnya hari ini meskipun bangsa kita sedang dilanda Pandemi Covid 19 tapi petani di sini mampu bertahan Bahkan bisa terus berproduksi,&#8221; sebut Warjito pada panen tersebut.</p>
<p>Warjito sangat mengapresiasi bahwasanya petani, penyuluh, mantri tani, petugas dinas, dan seluruh jajaran instansi pertanian terus berjuang dan aktif mengambil bagian dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan kebutuhan pangan nasional.</p>
<p>Secara terpisah Koordinator Penyuluh di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gandrungmangu, Santoso bersyukur atas keberhasilan kegiatan percepatan tanam. Ia mengakui panen padi jarang mereka temui di MT II.</p>
<p>&#8220;Kalau tahun-tahun sebelumnya lahan sering terdampak rob, jadi kebanyakan di sini mundur jadwal tanam, Bahkan terkadang membiarkan lahan berair,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Ermawati mengatakan bahwa program peningkatan produksi padi, jagung maupun kedelai terus digaungkan dengan memanfaatkan bantuan benih label ungu varietas Inpari 42.</p>
<p>&#8220;Kami sekarang mulai gunakan varietas ini untuk mengantisipasi rendahnya produksi, soalnya di sini sudah turun temurun petani gunakan varietas lokal. Mudah-mudahan mampu mendongkrak produksi jika bisa beralih ke varietas unggul ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu penanggungjawab kegiatan GPOT Cilacap sekaligus Kabid Informasi dan Jaringan Laboratorium BBPPMBTPH Trimartini menyatakan bahwa peningkatan provitas padi menjadi salah satu strategi dalam mempersiapkan pangan.</p>
<p>Menurut dia penggunaan VUB Inpari 42 mampu memberikan hasil lebih baik dibanding varietas lain yang pernah dicoba di lahan terdampak banjir rob ini. Hasil ubinan dilakukan di 2 titik sangat menggembirakan, dengan hasil rata-rata produktivitas sekitar 9,79 ton GKP per hektar.</p>
<p>&#8220;Harapanya kegiatan GPOT ini terus berlanjut dengan pendekatan korporasi. Kami mengusulkan perlunya pendampingan permodalan dan dikawal langsung Bank BPD Jateng, khususnya bagi para petani yang berada di kecamatan Gandrungmangu ini,&#8221; jelasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Panen-Raya-di-Sidaurip-Gandrungmangu.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Panen Raya di Sidaurip Gandrungmangu]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Panen-Raya-di-Sidaurip-Gandrungmangu-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Panen Raya di Sidaurip Gandrungmangu]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
